Selasa, 31 Januari 2012

Linux VS Windows

Windows, Linux dan Pengaruhnya

Dari sudut pandang pengguna sistem operasi Linux vs Windows timbul perdebatan yang sengit dari kedua kubu pengguna masing-masing OS tersebut. Orang(baca: pemakai OS) berpendapat baik dan buruknya suatu Sistem Operasi seperti linux versus windows kadang diperngaruhi beberapa faktor antara lain: 
  • Frekuensi pemakain OS tersebut, mungkin orang yang sudah akrab dengan windows mungkin pendapatnya akan condong ke Windows begitu juga sebaliknya. 
  • Masalah harga, Ini hal yang tak bisa di pungkiri, di negeri kita tinggi rendahnya harga adalah masalah sensitif. Tetapi negeri kita banyak yang kreatif jika harganya tak terjangkau masih ada jalan lain yaitu bajakan. 
  • Kemudahan pengoperasian, Semakin mudah akan semakin baik(setidaknya itulah pendapat dari orang-orang yang menyukai cara-cara yang instan, termasuk saya). 
  • Kehandalan dan Stabilitas dan Keamanan, ini hal mutlak. 
  • Support terhadap hardware yang tersedia atau yang beredar di pasaran. 

Dari pengalaman saya sebagai pengguna Linux dan Windows, masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan yang menjadi cirikhas, antara lain sebagai berikut : 

Windows: 

Kelebihan 
  • User friendly, Mudah dalam pengoperasiannya 
  • Tampilan Grafis yang menarik 
  • Dukungan penuh dari microsoft(Update) 
  • Tersedia software pendukung yang lengkap. seperti pengolah grafis, utility, office, game dan lain sebagainya. 
Kekurangan 
  • Karena sangat User Friendly hingga user tidak tahu mekanisme kerja OS tersebut, tinggal klik tombol-tombol dan selesai tanpa tahu proses yang sebenarnya terjadi. 
  • Banyak ditemukan lubang keamanan(vulnarebility) dan Bug, oleh karena itu Microsoft rajin mengeluarkan patch, jadi User yang tidak mengupdate akan rawan serangan dari pihak yang tidak diinginkan(cracker) 
  • Virus yang tak ada habisnya silih berganti muncul menggangu kinerja sistem. 
  • Harga yang lumayan mahal. 
  • Kode sumber yang tertutup. 
  • File permission kurang yang ketat. 


Linux: 

Kelebihan 
  • Stabilitas yang tinggi, Jarang hang. 
  • Sebagian besar gratis(Debian, Ubuntu, Fedora, Opensuse dan lain-lain). 
  • Secara default kemanannya cukup baik. 
  • Hampir sangat jarang ditemukan virus. 
  • Sumber terbuka(Open Source), dengan ini kita bebas untuk melihat source code program dan memodifikasi atau melakukan patch. 
  • Konsole(sama seperti command promt di Windows) yang sangat powerfull 
  • Mumungkinkan instalasi Custom 
  • Dengan metode konfigurasi manual membuat kita lebih paham tentang proses yang terjadi pada komputer. 
  • File permission yang ketat. 

Kekurangan 
  • Untuk mengistall suatu aplikasi atau program diperlukan depensi yang kadang lebih dari satu. 
  • Sebagian besar konfigurasi sitem masih manual, hal ini bisa menimbulkan kesulitan bagi admin yang belum akrab dengan Linux/Unix. 
  • Struktur direktori yang jauh berbeda dengan Windows, hal ini bisa membingungkan user yang baru migrasi. 

Tentunya Linux dan Windows punya kelebihan masing-masing dan tergantung pemanfaatnya untuk apa. Kadang orang yang sudah terbiasa dengan Windows akan merasa kesulitan ketika menggunakan Linux dan merasa tidah praktis dan mungkin begitu juga sebaliknya. Namun setidaknya ada beberapa nilai lebih jika menggunkan Opensource(baca: Linux dan sebagainya), karena sumbernya yang terbuka kita bebas memodifikasi tanpa melanggar hakcipta dan bahkan kita bisa membangun OS turunan linux sendiri sesuai kebutuhan kita. Sehingga kita tidak tergantung pada vendor tertentu yang Closesource(Seperti Windows) dimana kita tidak tahu kode sumber yang dipakai dan prosses apa yang sebenarnya terjadi. Dengan mengurangi ketergantungan tersebut membuat kita bisa mandiri dan meningkatkan kemampuan kita.
Jika di hitung-hitung berapa juta komputer di indonesia menggunakan Windows dan berapa beratus juta dollar uang yang berasal dari Indonesia pindah keluar negri untuk membeli Windows, dan jika mengunakan Linux maka uang-uang tersebut bisa digunakan untuk lain hal dan masih berputar di negri kita yang tentunya bisa berdampak positif pada perekonomian. Tentang adanya suatu anggapan bahwa Linux sulit digunakan hal itu hanyalah suatu mitos, sulit itu tergantung kebiasaan dimana jika kita sudah terbiasa menggunakan Windows (yang bajakan) tentunya akan bingung ketika memakai Linux. 

Fenomena Windows bajakan yang hampir seperti bom waktu yang harusnya kita sadari dari dulu, mereka seperti sengaja membiarkan Windows untuk dibajak agar kita hanya mengenal Windows. Lembaga pendidikan yang harusnya menjadi media transfer ilmu pengetahuan sepertinya sudah keracunan Windows bajakan. Dari mulai jenjang pendidikan SMP kita sudah dipaksa untuk mengenal komputer dengan Windows di dalamnya dan begitulah seterusnya hingga kita masuk ke dunia kerja, tentu kita akan meminta Windows sebagai Operating System komputer kerja kita. Ketika semua sudah terbiasa (baca: ketergantungan) dengan Windows maka razia digelar besar-besaran, tentunya hal ini membuat panik bagi suatu organisasi atau lembaga yang Sistem Informasinya sudah stabil di bangun berbasis Windows(bajakan). Mereka tidak mungkin merombak system yang sudah stabil dengan bermigrasi ke Linux/Opensource, mau tidak mau mereka harus membayar licensi atau dikenakan denda yang tidak sedikit jumlahnya.
Dengan dibiasakan penggunaan Linux/Opensource sejak dini maka hal-hal seperti diatas dapat dihindarkan dan kita bisa membangun Operaring System sendiri dan kemandirian Teknologi Informasi tercapai tidak tergantung pada negara lain. 

0 komentar: