Rabu, 17 Oktober 2012

TUGAS SOFTSKILL SIA MINGGU 3

NAMA  : R. SATRIO YUDHO NUGROHO

NPM     : 31109911
KELAS : 3 DB 23



C.     PENGENALAN PEMROSESAN TRANSAKSI
Istilah pemrosesan transaksi mewakili berbagai aktivitas yang umumnya dilakukan oleh organisasi untuk mendukung operasional sehari-harinya. Walaupun tidak ada 2 organisasi yang memproses data transaksi secara persis sama, hampir semua organisasi memproses alur transaksi yang sama. Alur transaksi operasional dapat dikelompokkan menurut proses bisnis pada umumnya. Sebagian besar organisasi memiliki proses pesanan penjualan, proses tagihan, proses piutang, dan proses bisnis lainnya.

3.1   Arus Transaksi :
·         Transaksi Penjualan
·         Transaksi Penerimaan Tunai
·         Transaksi Pembelian
·         Transaksi Pengeluaran Tunai (Kas)
·         Transaksi Pembayaran Gaji
·         Transaksi Akunting Lainnya

3.2   Komponen – Komponen Sistem Pemrosesan Transaksi :
·         Masukan
Ø  Pesanan konsumen, Slip penjualan, Faktur, Kartu absen karyawan
·         Pemrosesan
Ø  melibatkan penggunaan jurnal dan register untuk memberikan catatan masukan yang permanen dan kronologis.
Ø  Jurnal digunakan untuk mencatat transaksi akuntansi keuangan.
Ø  Register digunakan untuk mencatat jenis lain data yang tidak terkait secara langsung dengan akuntansi.
·         Penyimpanan
Ø  Ledger dan berkas menyediakan penyimpanan data baik secara manual maupun terkomputerisasi.
Ø  Berkas adalah kumpulan terorganisir atas data terdiri atas : File transaksi, File Master, dan File referensi atau tabel.
·         Keluaran
Ø  dokumen apapaun yang dihasilkan oleh sistem, contoh : Neraca saldo, Laporan keuangan, Laporan operasional.

3.3   Perancangan Sistem Tata Buku Berpasangan
Suatu sistem akuntansi harus sesuai untuk organisasi tertentu.
·         Hal penting dalam merancang sistem akuntansi :
Ø  Sifat dan tujuan organisasi
Ø  Karakteristik struktural dan fungsional
Ø  Tata letak fisik, produk dan jasa
Ø  Orang yang mengoperasikan sistem
·         Langkah dalam merancang sistem akuntansi :
Ø  Merancang pengelompokan kasar atas rekening, daftar rekening dan laporan keuangan terkait.
Ø  Mereview karyawan operasional dan manajemen.
Ø  Finalisasi laporan, daftar rekening, dan laporan lainnya
Ø  Menyiapkan rancangan penjurnalan dan perancangan kertas kerja yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan dan mengoperasikan sistem.
·         Model dasar akuntansi berpasangan hanya berisi 3 rekening :
Ø  aktiva, utang dan modal.

3.4   Sistem kode akun untuk pemrosesan transaksi
Suatu sistem pengkodean berisi character set, yaitu satu set simbol yang telah ditentukan sebelumnya yang digunakan untuk mengidentifikasi obyek. Pengolahan data akuntansi sangat tergantung pada penggunaan kode untuk mencatat, mengklasifikasikan, menyimpan dan mengambil data keuangan.
·         Tujuan pengkodean :
Ø  Mengidentifikasikan data akuntansi secara unik
Ø  Meringkas data
Ø  Mengklasifikasikan rekening atau transaksi
Ø  Menyampaikan makna tertentu
·         Ada 5 metode pemberian kode rekening, yaitu :
Ø  Kode Angka atau Alphabet Urut (numerical or alphabetical-sequence code)
Ø  Kode Angka Blok (block numerical code)
Ø  Kode Angka Kelompok (group numerical code)
Ø  Kode Angka Desimal (decimal code)
Ø  Kode Angka Urut Didahului dengan Huruf (numerical sequence preceded by an alphabetic reference)
3.5   Perancangan Formulir Dan Pertimbangan Penyimpangan Catatan
Sebelum suatu transaksi diproses terlebih dahulu kita harus melakukan pengumpulan data transaksi. Pengumpulan data-data transaksi ini tidak dapat dipisahkan dari desain suatu formulir, sebab suatu formulir merupakan gambaran atau rekaman dari suatu transaksi.
·         Tujuan dari formulir :
Ø  Formulir dibuat untuk meminta dilakukannya suatu tindakan.
Ø  Formulir digunakan untuk mencatat tindakan yang telah dilaksanakan.


















SOAL PILIHAN GANDA
1.       Manakah yang merupakan arus transaksi ?
a.       Transaksi pengembalian
b.      Transaksi pembelian
c.       Transaksi auditor
d.      Transaksi pemeriksaan
2.       Komponen – Komponen Sistem Pemrosesan Transaksi yaitu, Kecuali?
a.       Masukan
b.      Keluaran
c.       Pencetakan
d.      Pemrosesan
3.       Ada berapakah metode pemberian kode rekening?
a.       1
b.      3
c.       5
d.      7
                SOAL ESAY
1.       Jelaskan Tujuan dari formulir?
2.       Sebutkan 3 rekening dari model dasar akuntansi berpasangan?

JAWABAN SOAL PILIHAN GANDA
1.       B. Transaksi pembelian
2.       C. Pencetakan
3.       C. 5
JAWABAN SOAL ESAY
1.       Formulir dibuat untuk meminta dilakukannya suatu tindakan dan Formulir digunakan untuk mencatat tindakan yang telah dilaksanakan.
2.       aktiva, utang dan modal




LAMPIRAN ARTIKEL TERKAIT
PEMROSESAN TRANSAKSI
Salah satu tujuan sistem informasi adalah mendukung operasi harian perusahaan.
Tujuan ini dicapai melalui :
1. pemrosesan transaksi-transaksi yang disebabkan baik oleh sumber-sumber ekstern maupun intern.
2. menyiapkan keluaran-keluaran seperti dokumen-dokumen operasional dan laporan-laporan keuangan.

Kerangka Pemrosesan Transaksi
A. Jaringan Kerja Keseluruhan Perusahaan
Pemrosesan transaksi terjadi selaras dengan operasi perusahaan. Perangkat gabungan sistem-sistem pemrosesan transaksi serupa dengan jaringan kerja yang kompleks dari operasi-operasi fisik, proses kertas kerja dan arus data/informasi yang saling bergantung.

B. Sistem Informasi Fungsional
Sistem operasional dan organisasi perusahaan pada umumnya dibagi berdasarkan fungsi. Untuk memungkinkan pengendalian yang efektif dan efisien atas operasi dan koordinasi kegiatan-kegiatan manajerial. Sistem informasinya haruslah dibagi menurut fungsi-fungsi yang sama. Macam-macam subsistem informasi fungsional pada tiap-tiap industri berbeda-beda. Bahkan antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya dalam industri yang sama juga berbeda. Setiap subsistem informasi fungsional berkaitan erat dengan penyediaan pengendalian yang ketat terhadap satu atau beberapa sistem pemrosesan transaksi. Hal yang sama pentingnya adalah hubungan yang ada pada setiap subsistem informasi fungsional diantara tingkat operasional dan tingkat manajerial. Subsistem informasi fungsional membantu arus informasi transaksi kepada manajer-manajer fungsional.

0 komentar: